repitisi

Kembali berulang...keharusan menghentikan sebuah keterlanjuran..
Entah berdamai dengan laju detik yang dengan sendirinya mengalikan topik..
atau sekencang diri mengikuti desah semilir angin untuk menepis deras lintasan liar...
 Dulu pun begitu, meski memang berhasil melewati,
sempat sampai pada titik klimaks pun tak menetes sendu tangis, selain belajar menguntai senyum dan mengeja bahagia..Tegarkah? sepertinya tidak
Memang terbiasa  tapi kerap terjebak pada repitisi yang sama, tak mengasyikan..
mendefinisi kemudian merevisi...
 Ketegaran yang nampak semu, dan mungkin menjadi utuh ketika sepotong puzzle lainnya terlengkapi,
membebaskan diri untuk tak mendefinisi dengan topik yang semisalnya,
 bila pun kembali mendefinisi, cukuplah cerita baru yang tersulam indah dan menyimpan hikmah...



0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Blogroll

- See more at: